Tugas Besar



 1. Pendahuluan[kembali]


 2. Tujuan[kembali]



 3. Alat dan Bahan[kembali]

A. Alat

1. Battery
Gambar 1. Baterai 
2. Power Supply



Gambar 2. Power Suply dan Spesifikasinya

3. DC Voltmeter

Gambar 3. DC Voltmeter dan Spesifikasinya

4. Ground




Gambar 4. Ground 



B. Bahan 

5. Diode


Gambar 5. Dioda dan spesifikasinya

6. LED-red dan LED-yellow


Gambar 6. LED

7. Saklar SW-SPDT
Gambar 7. Saklar SW-SPDT

Gambar 8. Spesifikasi saklar SW-SPDT


8. Motor
Gambar 9. Motor 

Gambar 10. Spesifikasi motor

9. NPN


Gambar 11. Transistor NPN

Gambar 12. Spesiifikasi transisitor NPN

10. Relay

                                  
Gambar 13. Relay
Gambar 14. Spesifikasi relay

11. Resistor


Gambar 15. Resistor
Gambar 16. Spesifikasi Resistor

12. MPX 4250 (Pressure Sensor)

Gambar 17. Sensor tekanan MPX 4250

Gambar 18. Spesifikasi sensor tekanan MPX 4250

13. Flex Sensor

14. Vibration sensor


Gambar 21. Vibration Sensor

Gambar 22. Spesifikasi sensor

15. IR Obstacle Sensor

Gambar 23. Infrared Obstacle Sensor

Gambar 24. Spesifikasi sensor

16. Sound Sensor

Gambar 25. Sensor suara
Gambar 26. Spesifikasi sensor

17. Gerbang Logika

Gerbang AND (AND Gate)

Gambar 27. Gerbang logika AND



Gerbang OR (OR Gate)

Gambar 28. Gerbang logika OR


Gerbang NOT (NOT Gate)
Gambar 29. Gerbang logika NOT

Gerbang XOR (XOR Gate)



18. Buzzer

Gambar 30. Buzzer
Gambar 31. Spesifikasi Buzzer


19. IC 74147


Gambar 32. IC 74147 dan spesifikasinya

20. IC 4511
Gambar 33. IC 4511 dan spesifikasinya


21. IC 74151


Gambar 34. IC 74151 dan spesifikasinya

22. IC 4555



Gambar 35. IC 4555 dan spesifikasinya

23. 7 Segment



Gambar 36. Seven segment common cathode dan spesifikasinya

24. OP-AMP




 4. Dasar Teori[kembali]



1. Vibration sensor








Vibration sensor adalah perangkat yang dapat mengukur jumlah dan frekuensi getaran yang terdapat pada sebuah sistem, mesin dan beberapa perangkat tertentu. Pengukuran tersebut bisa digunakan untuk melakukan pendeteksian pada masalah lain yang terdapat pada sebuah aset dan melakukan prediksi pada kerusakan yang akan terjadi di masa mendatang.
Vibration sensor atau sensor getaran ini akan dihubungkan pada aset atau kita sebut saja sebuah benda. Benda ini nantinya akan dilakukan pemantauan secara nirkabel. Setelah itu benda akan dilakukan pemantuan dengan berbagai macam metode pengujian, tergantung pada jenis sensor yang digunakan.





2. Gerbang Logika

Gerbang AND (AND Gate)



Gerbang OR (OR Gate)



Gerbang NOT (NOT Gate)

Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Simbol yang menandakan Operasi Gerbang Logika AND adalah tanda titik (“.”) atau tidak memakai tanda sama sekali. Contohnya : Z = X.Y atau Z = XY.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang AND (AND Gate)

Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang OR akan menghasilkan Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol yang menandakan Operasi Logika OR adalah tanda Plus (“+”). Contohnya : Z = X + Y.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang OR (OR Gate)

Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya. Berarti jika kita ingin mendapatkan Keluaran (Output) dengan nilai Logika 0 maka Input atau Masukannya harus bernilai Logika 1. Gerbang NOT biasanya dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.



3. Magnetik Reed Switch sensor






Saklar buluh adalah sakelar listrik yang dioperasikan oleh medan magnet terapan. Dalam bentuk paling sederhana dan paling umum, itu terdiri dari sepasang logam fleksibel feromagnetik buluh kontak dalam amplop kaca tertutup rapat . Kontak biasanya terbuka, menutup ketika ada medan magnet, atau mereka biasanya tertutup dan terbuka ketika medan magnet diterapkan. Saklar dapat digerakkan oleh koil elektromagnetik , membuat relai buluh , atau dengan membawa magnet permanen di dekat saklar. Ketika medan magnet dilepaskan, buluh di saklar buluh kembali ke posisi semula.
Buluh adalah bagian logam di dalam amplop saklar buluh yang relatif tipis dan lebar untuk membuatnya fleksibel. Ini agak menyerupai bagian dari beberapa tanaman buluh . Istilah "buluh" juga dapat mencakup kabel eksternal dan juga bagian internal.
Contoh aplikasi saklar buluh adalah untuk mendeteksi pembukaan pintu, ketika digunakan sebagai saklar kedekatan untuk alarm keamanan .




 4. MPX 4250








 Sensor Manifold Absolute Pressure (MAP) seri Motorola MPX4250 untuk kontrol mesin turboboost dirancang untuk merasakan tekanan udara absolut di dalam intakemanifold. Pengukuran ini dapat digunakan untuk menghitung jumlah bahan bakar yang dibutuhkan untuk setiap silinder. Sensor seri MPX4250 mengintegrasikan on-chip, sirkuit op amp bipolar dan jaringan resistor film tipis untuk memberikan sinyal output analog tingkat tinggi dan kompensasi suhu. Faktor bentuk yang kecil dan keandalan integrasi on-chip membuat sensor MAP Motorola menjadi pilihan yang logis dan ekonomis bagi perancang sistem otomotif.  










5. Flex sensor

Flex senor adalah jenis sensor yang mengukur jumlah pembengkokan atau pembelotan. Sebenarnya dibuat dengan permukaan karbon pada strip plastik ketika strip ini ditekuk atau dibelokkan maka resistansi sensor flex ini berubah sehingga disebut juga sensor tikungan. Karena hambatan perubahannya berbanding lurus dengan jumlah tikungan sehingga dapat juga digunakan sebagai goniometer. Ada dua jenis sensor flex yang saat ini digunakan di industri sesuai dengan ukurannya yang pertama adalah sensor flex 2.2 inci dan yang kedua adalah sensor flex 4.5 inci. Resistansi dan ukuran keduanya berbeda tetapi prinsip kerjanya sama. Jadi ukuran yang sesuai dipilih sesuai kebutuhan. Di sini kita akan membahas sensor fleksibel 2,2 inci. Jenis sensor flex ini telah digunakan dalam berbagai aplikasi seperti dalam sistem keamanan, rehabilitasi, antarmuka komputer, antarmuka musik, kontrol motor servo, kontrol intensitas atau di mana pengguna ingin mengubah resistansi selama pembengkokan.





6. IC 74147

Encoder 10 line (desimal) ke BCD 74147 adalah sebuah chip IC yang berfungsi untuk mengokdekan 10 line jalur input (desimal) menjadi data dalam bentuk BCD (Binary Coded decimal). IC encoder 74147 merupakan encoder data desimal menjadi data BCD dengan input aktif LOW dan output 4 bit BCD aktif LOW. Encoder desimal ke BCD ini sering kita perlukan pada saat perancangan suatu perangkat digital dan kita mengalami kekurangan port atau jalut untuk input saklarnya. IC encoder 74147 merupakan IC dalam keluarga TTL yang bekerja dengan tegangan sumber + 5 volt DC. Konfigurasi pin dan tabel kebenaran dari encoder TTL 10 line (desimal) ke BCD IC 74147 dapat dilihat pada gambar berikut.




7. IC 4511

Dekoder 4511 adalah dekoder BCD ke penampil tujuh segmen katoda bersama yang dapat memberikan bentuk tampilan pada peraga tujuh segmen sesuai dengan data BCD 4-bit pada terminal data masukan. Bentuk tampilan yang dapat dihasilkan dari dekoder BCD ke tujuh segmen 4511 ditunjukan pada gambar berikut: 







Gambar Bentuk Tampilan Peraga Tujuh Segmen Dengan Dekoder 4511 :




8. IC 74151

Multiplexer adalah IC digital yang berfungsi untuk memilih input. IC Multiplexer mempunyai banyak input (mullti input) dan hanya mempunyai 1 output. Salah satu contoh penerapan multiplexer dalam peralatan sehari-hari adalah pemilih channel pada TV.

Salah satu IC multiplexer yang paling sederhana dan paling banyak dipergunakan dalam rangkaian dasar digital adalah IC 74151. IC ini mempunyai 8 input untuk dipilih.








9. IC 4555

Demultiplekser (Demultiplexer atau disingkat Demux) memiliki prinsip kerja kebalikan dari multiplekser

Demux dapat digunakan untuk memilih BEBERAPA jalur output dari SEBUAH input. Demux sangat berguna ketika kita memiliki keterbatasan jalur input, misalnya kekurangan pin out dari sebuah mikrokontroler. Sebagai contoh ketika kita ingin menyalakan beberapa LED secara bergantian, misalnya 8 LED. Jika kita menggunakan satu pin output untuk setiap LED, maka kita memerlukan sebanyak 8 pin output. 

IC 4555 bertindak sebagai Deultiplekser maupun sebagai Demultiplekser. Dalam penggunaannya, kita cukup membalikkan input dan output.

   





10. 7 Segment







Seven Segment Display
 (7 Segment Display) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Layar Tujuh Segmen adalah komponen Elektronika yang dapat menampilkan angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. Seven Segment Display pada umumnya dipakai pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung atau Counter Digital, Multimeter Digital dan juga Panel Display Digital seperti pada Microwave Oven ataupun Pengatur Suhu Digital 

Tabel Pengaktifan Seven Segment Display

ANGKAhgfedcba
000111111
100000110
201011011
301001111
401100110
501101101
601111101
700000111
801111111
901101111

Catatan :

1 = ON (High)
0 = OFF (Low)









 5. Percobaan[kembali]

    a) Prosedur[kembali]

    


    b) Rangkaian simulasi [kembali]

     


    c) Video Simulasi [kembali]


 6. Download File[kembali]

File HTML [klik disini]

[menuju awal]

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  BAHAN PRESENTASI MATA KULIAH TEKNIK ELEKTRO      Oleh : M. Hariz Abdillah Rizaldi (2310953044) DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK U...