Tugas Pendahuluan 2: Modul 1 Gerbang Logika



1. Kondisi [Kembali]

Percobaan 2, kondisi 13 :

Buatlah rangkaian seperti pada modul percobaan, Kemudian buatlah kondisi dengan inputan berupa saklar SPDT dengan output berupa LED RED.  . ·  Rangkaian Decoder : A' = 0, B' = 1, C = 0, D' = 1

2. Gambar Rangkaian Simulasi [Kembali]

Gambar 2. Percobaan 2, kondisi 13

3. Video Simulasi [Kembali]

Video Penjelasan Percobaan 2, Kondisi 13

4. Prinsip Kerja Rangkaian [Kembali]

Percobaan 2, kondisi 13 :

Gambar 2. Percobaan 2, kondisi 13

Rangkaian pada gambar di atas menggunakan IC 4028 (BCD to Decimal Decoder) yang berfungsi untuk mengubah input biner menjadi output desimal. Setiap kombinasi input biner akan mengaktifkan tepat satu output, sehingga hanya satu LED yang menyala pada suatu waktu.

Bagian-Bagian Rangkaian

  1. IC 4028
    Berperan sebagai dekoder dari bilangan biner ke desimal. Input berupa 4 bit (A, B, C, D) dan output berupa 10 saluran (Q0–Q9).

  2. Push Button (A, B, C, D)
    Digunakan untuk memberikan sinyal logika biner ke IC 4028. Kombinasi tombol yang ditekan akan membentuk bilangan biner.

  3. LED dan Resistor
    LED (D5–D14) digunakan sebagai indikator output, sedangkan resistor berfungsi sebagai pembatas arus agar LED tidak rusak.

Cara Kerja

  • Input biner diberikan melalui saklar A, B, C, dan D.

  • IC 4028 mendekode input tersebut dan hanya mengaktifkan satu output sesuai dengan nilai desimalnya.

  • LED yang terhubung ke output aktif akan menyala, sedangkan LED lainnya mati.

Sebagai contoh, misalkan kondisi input adalah:

  • A' = 0 → A = 1

  • B' = 1 → B = 0

  • C = 0

  • D' = 1 → D = 0

Maka susunan biner (D C B A) adalah 0001, yang berarti bernilai 1 desimal. Dengan demikian, output Q1 aktif dan LED yang terhubung ke Q1 akan menyala.


5. Link Download [Kembali]








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  BAHAN PRESENTASI MATA KULIAH TEKNIK ELEKTRO      Oleh : M. Hariz Abdillah Rizaldi (2310953044) DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK U...