Tugas Pendahuluan 1: Modul 1 Gerbang Logika



1. Kondisi [Kembali]

Percobaan 1, kondisi 10 :

Buatlah sebuah rangkaian lengkap yang memuat 2 gerbang AND dengan 3 input dan 4 input, kemudian gerbang OR dengan 2 dan 4 input,kemudian 1 gerbang XOR dan 2 gerbang XNOR. Dan output akhir rangkaian keseluruhannya ditunjukkan dengan LED atau LOGIC PROBE. Dimana input awal berupa 3 saklar SPDT.

2. Gambar Rangkaian Simulasi [Kembali]

Gambar 1. Percobaan 1, kondisi 10

3. Video Simulasi [Kembali]

Video Penjelasan Percobaan 1, Kondisi 10

4. Prinsip Kerja Rangkaian [Kembali]

Percobaan 1, kondisi 10 :

Gambar 1. Percobaan 1, kondisi 10

Percobaan ini bertujuan untuk memahami bagaimana kombinasi gerbang logika dapat membentuk suatu persamaan aljabar Boolean yang lebih kompleks.

Input rangkaian berasal dari tiga buah variabel, yaitu A, B, dan C, yang dihubungkan dengan saklar. Output berupa indikator digital yang menampilkan logika “0” atau “1” sesuai hasil persamaan logika yang dibentuk oleh rangkaian.

Adapun persamaan aljabar Boolean yang dihasilkan dari rangkaian ini adalah sebagai berikut:

Y=[(ABC)+(BC)+(AB)+(A+C)][(ABC)(BC)(AB)(A+C)]

Keterangan simbol:

  • · menyatakan operasi perkalian AND

  • + menyatakan operasi penjumlahan OR

  • adalah XOR (Exclusive OR)

  • adalah XNOR (Equivalence)

  • ' menyatakan NOT atau komplemen

Prinsip kerja rangkaian dapat dijelaskan sebagai berikut. Input A, B, dan C diproses dalam dua kelompok fungsi. Kelompok pertama (blok kiri) merupakan hasil OR dari beberapa fungsi logika sehingga cukup salah satu kondisi terpenuhi, maka hasilnya bernilai logika 1. Kelompok kedua (blok kanan) merupakan hasil AND dari fungsi-fungsi yang sama, namun dengan tambahan komplemen pada salah satu bagian sehingga hasilnya hanya bernilai logika 1 apabila semua kondisi terpenuhi sekaligus. Kedua hasil tersebut kemudian dibandingkan dengan operasi XNOR untuk menghasilkan output akhir.

Karena sifat XNOR adalah bernilai logika 1 apabila kedua masukan bernilai sama, maka output akhir Y hanya akan menyala (bernilai 1) apabila hasil dari blok OR dan hasil dari blok AND bernilai sama. Jika keduanya berbeda, maka output akan padam (bernilai 0).

Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi beberapa gerbang logika dasar dapat digunakan untuk membentuk fungsi logika tingkat lanjut. Rangkaian yang dihasilkan bekerja sebagai pembanding logika kompleks, di mana ia tidak hanya menguji keberadaan kondisi melalui operasi OR, tetapi juga konsistensi kondisi melalui operasi AND, lalu memastikan kesetaraannya dengan operasi XNOR. Hal ini menunjukkan bahwa konsep aljabar Boolean dapat diimplementasikan secara nyata menggunakan gerbang logika dasar.

5. Link Download [Kembali]








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  BAHAN PRESENTASI MATA KULIAH TEKNIK ELEKTRO      Oleh : M. Hariz Abdillah Rizaldi (2310953044) DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK U...